Desa Talibura, Paga, dan Ipir Berkategori Maju
Robert Ray: Desa lain masih punya masalah yang harus dibenahi

By Admin Humas 15 Jan 2018, 18:03:22 WIB Desa dan Kelurahan
Desa Talibura, Paga, dan Ipir Berkategori Maju

Keterangan: Robertus Ray, S.Sos, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sikka


MAUMERE, BERITA SIKKA

Kementerian Desa menilai, dari 147 desa yang ada di Kabupaten Sikka, baru 3 desa yang terkategorikan Desa Maju. Yakni Desa Ipir Kecamatan Bola, Desa Talibura Kecamatan Talibura, dan Desa Paga Kecamatan Paga. 

“Itu data yang diterbitkan oleh Pemerintah Pusat melalui Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi, pada akhir 2017. Ada kriteria penilaian khusus. Dan berdasarkan kategori itulah, besaran alokasi dana desa dikucurkan,” papar Robertus Ray, S.Sos, Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (PMD) Kabupaten Sikka, Rabu (10/1/2018).

Kepala dinas yang karib disapa Robert itu menjelaskan juga bahwa secara keseluruhan terdapat empat kategori. Untuk Kabupaten Sikka:

Kategori Maju

3 Desa

Kategori Berkembang

37 Desa

Kategori Tertinggal

89 Desa

Kategori Sangat Tertinggal

18 Desa

 

Masalah-masalah

Mengapa hanya 3 desa yang dikategorikan maju? Jawab Robert, karena masih banyak permasalahan di desa yang perlu diperbaiki. Masalah itu yakni dari aspek kelembagaan pemerintahan: tata kelola pemerintahan yang belum baik, sumber daya perangkat desa yang masih rendah, dan belum luasnya pemahaman perangkat desa tentang regulasi.

“Soal-soal itu menyebabkan pembangunan di desa berjalan tidak maksimal dan proses pelayanan kepada masyarakat tidak berjalan sesuai harapan. Ini yang harus diperbaiki agar desa bisa keluar dari status desa tertinggal bahkan sangat tertinggal, dengan adanya alokasi dana desa,” tuturnya.

Lebih fari itu, desa harus mulai menata administrasi desanya secara lebih baik. Misalnya: penataan Data Pertanahan, Data Kependudukan lengkap dengan jumlah KK miskin, Program-program Kegiatan Pembangunan.

“Data yang lengkap itu akan tampak pada Profil Desa. Dari Profil Desa itu, siapa saja dapat mengetahui tentang potensi sumber daya manusianya, sumber daya alamnya dan sumber daya ekonominya. Dan berbagai info penting dan strategis lainnya. Info ini sangat penting untuk berbagai program pembangunan di Desa, juga di Kecamatan dan Kabupaten,” papar Robert.

Misalnya untuk program pembangunan ekonomi, imbuh Robert, dibutuhkan data KK Miskin dan RTM (Rumah Tangga Miskin) di setiap RT/RW. Jika data itu ada, maka Kepala Desa langsung tahu berapa orang atau RTM yang harus diberdayakan dan berapa dana yang perlu dianggarkan. Tanpa data, semua akan susah.

Jalan Keluar

Soal di atas harus di atasi. Caranya ialah peningkatan kapasitas sumber daya aparatur desa, baik di sisi pengetahuan hukumnya, ketrampilan mengelola administrasi, ketrampilan mengelola keuangan, dan banyak hal lainnya.

“Kami mendorong agar perangkat desa bisa keluar dari keterbatasan dengan membuat anggaran melalui APBDes untuk peningkatan kapasitas aparatur desa. Tak hanya aparaturnya, tapi perlu juga masyarakatnya. Perlu dibangun sinergi antara pemerintahan desa bersama masyarakat dan lembaga desa lainnya,” terang Robert.

Khusus bagi peningkatan kapasitas masyarakat, solusinya bisa berupa pelatihan pertanian, peternakan dan lainnya sesuai potensi yang ada di desa.

Kata Robert, “Dengan menggunakan dana desa, kepala desa harus melibatkan masyarakat dalam semua kegiatan, seraya memanfaatkan semua sumber daya yang ada di desa. Dari situ desa menjadi lebih maju.”

Contoh dari Talibura

Kepala Desa Talibura Kecamatan Talibura, Yosep Pawe, mengaku bahagia atas raihan Desa Talibura sebagai satu dari tiga desa maju di Kabupaten Sikka.

“Saya bersyukur kepada Tuhan, Desa Talibura dikategorikan sebagai Desa Maju oleh kementerian Desa. Semua itu adalah buah kerja sama berbagai elemen masyarakat di desa kami,” kata Yoseph kepada Berita Sikka (12/1).

Adakah gebrakan contoh yang bisa dibagikan untuk desa lain, Pak Kades?


Yosep Pawe, Kepala Desa Talibura, Kecamatan Talibura. Desa Talibura adalah satu dari tiga desa dari 147 desa di Kabupaten Sikka yang masuk dalam Kategori Desa Maju

Menjawab ini, Kades Yosep bilang, “Yah… Kami berpatokan pada semua aturan dan bimbingan, baik lewat peraturan dan perundangan, juga bimtek-bimtek yang diselenggarakan selama ini.

“Hemat saya, yang terpenting adalah bagaimana menggalang kerja sama seluruh lapisan masyarakat. Dan masyarakat kita itu pasti mau, jika kita yang ata moan ini sudah turun duluan.”

Ia tambahkan, “Jika masyarakat sudah turun semua, maka semua ide cemerlang juga keluar semua. Dan potensi-potensi yang ada di desa juga merek tahu semua dan mereka sumbangkan. Yang terpenting itu komunikasi dan pendekatan.” 

Even Edomeko)




Tuliskan komen di Facebook

Bagikan Komentar anda ke Facebook

Lihat semua komentar

Tulis komentar anda


Temukan juga kami di

Ikuti kami di facebook, twitter, Google+, Linkedin dan dapatkan informasi terbaru dari kami disana.

Jajak Pendapat

Apakah situs berita ini membantu masyarakat untuk mendapatkan informasi yang kredibel?
  Sangat membantu
  Membantu
  Cukup membantu
  Kurang membantu
  Tidak membantu

Komentar Terbaru

  • Petrus Rasi

    Perlu diapresiasi oleh masyarakat Sikka karena bupati dan wakil yang terpilih lima tahun lalu ...

    Lihat Semua Artikel
  • Servasius Aliando

    Sukses bravo nian ...

    Lihat Semua Artikel
  • lewuk nathan

    Makasih atas pemberitaan ini. Semoga Nian tana maju berkat kerja sama, kerja keras dan kerja ...

    Lihat Semua Artikel
  • Rollys saputra

    Sya bangga dan senang suda mnjadi bgian dr alumni SMAK ALVAREZ meskipun sya tdk sampai tamat sya ...

    Lihat Semua Artikel

Video Terbaru

Lihat Semua Video